Apresiasi dan Rezeki

Seberapa sering kah kita mengapresiasi orang lain? Baik melalui hasil karyanya atau prestasinya.

Menurut saya, apresiasi adalah format komunikasi yang paling mudah untuk bisa cepat akrab dengan seseorang.

Dan aturan ini juga berlaku sebaliknya. Meremehkan adalah format komunikasi yang paling mudah juga untuk tidak disukai seseorang.

Sebagai manusia biasa yang tidak sempurna tentunya manusia masih memiliki rasa ingin untuk dihargai. Ingin kalau eksistensinya diakui. Berikut dengan karyanya atau prestasinya.

Meski tak semua orang. Kadang ada juga orang yang dipuji tidak terbang, dihina tidak tumbang. Tapi ini jarang.

But, let’s make this simple. Dengan mengapresiasi seseorang maka itu artinya anda peduli dengannya. Ini ngga mudah lho. Apalagi di zaman sekarang yang orang-orangnya serba cuek dan gengsi.

Saya sih sering ngasih apresiasi ke orang lain. Tapi bukan asal ngasih apresiasi lho ya. It means that the person deserves appreciation. Memberi apresiasi secara elegan.

Maka biasanya saya langsung cepet akrab sama orang-orang. Padahal saya aslinya pendiam.

Saya sih sadar sepenuhnya bahwa manusia adalah makhluk sosial. Kita jadi kuat karena saling menolong. Suatu saat pasti saya butuh bantuan orang lain. Dan begitu pula dengan orang lain. Pasti butuh bantuan saya juga.

Ini terbukti benar di dalam lingkungan kerja dan di kampung saya. Karena saya sering mengapresiasi teman-teman kerja saya maka mereka sering ngasih ilmu tentang pekerjaan. Ada juga yang sering nawarin kesempatan kerja. Itu adalah rezeki yang tak ternilai. Ada orang-orang yang peduli dengan karir dan masa depanmu.

Di kampung saya juga begitu. Meski saya di sini cuman ngontrak, tapi karena sering mengapresiasi bapak-bapak di kampung saya, akhirnya ketika butuh bantuan beneran ya dibantu. Itulah implementasi manusia sebagai makhluk sosial. Saling menolong.

Sering memuji istri apalagi. Pasti ia tambah sayang dan tambah semangat buat masak yang enak-enak. Rezeki lagi bukan?

Jadi, sudahkah anda mengapresiasi seseorang hari ini?

Leave a Comment