Kesan Pertama Botol Nalgene Wide Mouth

Kesan Pertama Botol Nalgene Wide Mouth

Begitu kotak paket mendarat di rumah, saya langsung mengamankannya. Sembari unboxing diam-diam, dalam hati saya mbatin, “ini beneran saya beli botol minum yang lebih mahal daripada Tupperware milik istri?”. Yang benar saja?

“Apakah istri saya tidak merasa tersaingi nantinya? Antara Tupperware versus Nalgene. Atau justru saya malah dimarahi karena membeli botol minum mahal-mahal?”

Sudahlah, biar saya pikirkan alasannya nanti. Sekarang mari kita bahas botol Nalgene Wide Mouth ini. Yang begitu fenomenal di kalangan adventurer.

Kesan pertama begitu botol ini saya genggam: biasa saja. Tidak ada yang spesial. Just a bottle. Tidak ada teknologi mutakhir yang dibenamkan pada botol plastik konvensional ini.

Saya membeli Nalgene Wide Mouth yang berukuran 500ml/16oz. Kenapa yang 500ml? Bukankah yang 1liter adalah yang paling laris manis?

Betul. Tapi saya rasa apabila ukurannya 1liter maka ia akan memakan banyak tempat dan mengurangi keluwesannya. Padahal botol ini rencananya akan saya gunakan untuk aktifitas sehari-hari. Di mana sumber air minum mudah digapai sehingga saya tidak perlu menyimpan air dalam jumlah terlalu banyak.

Dan betul saja. Ukuran 500ml/16oz memang cocok untuk penggunaan sehari-hari. Botol ini saya gunakan ketika di rumah, ketika WFH di depan laptop, ketika makan di warung, ketika pergi motoran dan masuk ke bagasi depan motor matic, ketika sepedaan, ketika di rumah mertua, dan masih banyak lagi.

Ukuran 1liter saya rasa lebih cocok untuk aktivitas outdoor. Pun bila begitu saya lebih mengandalkan soft flask dan water bladder. Lebih fleksibel dan ringan tentunya.

Anda juga bisa membaca artikel ini: Impresi Pertama Soft Flask Hydrapak Stow

Atau ini: Pilih Soft Flask atau Hard Bottle?

Sebenarnya yang paling menarik dari botol Nalgene ini adalah komunitasnya yang begitu besar. Jadi kita tidak merasa sendirian ketika menggunakan botol ini. Banyak temannya. Bahkan ketika di post di Instagram pun ada saja yang like dan comment semacam, “ya botol ini bagus, saya juga punya”, dan basa-basi lainnya.

Jadi botol ini dapat dijadikan sebagai alat sosial bagi mereka yang memiliki interest yang sama. Apalagi mereka yang suka aktivitas outdoor.

Lebih lanjut lagi, botol ini Easy to Use. Serius. Saya salut sama dengan desainer botol ini yang menambahkan tali plastik antara tutup dengan botolnya. Sangat membantu meski itu simple.

Kenapa? Dengan adanya tali plastik ini maka proses buka-tutup botol menjadi lebih mudah. Saya tidak perlu menaruh atau memegang tutupnya. Apalagi tali plastiknya tidak berubah posisi ketika tutup botolnya diputar.

Tak sampai di situ saja. Tali plastik ini bahkan diklaim kuat untuk dijadikan pegangan. Jadi saya bisa memegang talinya ketika harus meraih botolnya.

Botol ini juga diklaim sangat durable. Meski begitu saya tidak akan mencobanya. Materialnya yang terbuat dari Tritan memang diklaim durable dan BPA-free.

Adanya takaran air dalam satuan mililiter dan oz juga sangat membantu bagi mereka yang doyan masak. Atau menyeduh minuman dalam takaran tertentu. Sehingga cocok juga untuk nyeduh teh, kopi, infused water dan sebagainya.

Saya baru ingat satu keunggulan lagi yang dimiliki botol Nalgene Wide Mouth 500ml. Karena kapasitas penampung airnya hanya setengah liter, maka otomatis dimensi botolnya juga tidak terlalu besar. Jadi definisi “Wide Mouth” bukan benar-benar berarti “mulut lebar” di botol 500ml ini.

Lain halnya dengan seri Wide Mouth 1liter. Banyak keluhan yang dirasakan para penggunanya bahwa air minumnya sering tumpah ketika mereka sedang meminumnya.

Penyebabnya karena mulut botolnya yang memang terlalu lebar. Sehingga perlu effort khusus jika harus meminumnya di situasi yang tidak tenang. Katakanlah misal saat menunggang kuda mungkin? Atau saat menumpang bus AKAP?

Oleh karena itu Nalgene tipe Narrow Mouth mungkin bisa dijadikan pertimbangan bila anda ingin meminang yang ukuran 1liter.

Ngomong-ngomong, bagaimana pengalamanmu selama menggunakan Nalgene? Apakah sama seperti yang saya rasakan?

Tinggalkan komentar