Kopi Menoreh Pak Is

Perjalanan dari Kota Jogja hingga sampai ke warung kopi Pak Is ini memakan waktu selama 1 jam. Dengan menggunakan sepeda motor.

Medan jalan untuk menuju ke warung kopi Pak Is ini terasa sempit dan curam. Di Google Map ada yang menyarankan sebaiknya menggunakan motor saja. Dan memang betul demikian.

Jujur saya masih asing dengan rutenya. Saya dan teman-teman hanya mengandalkan arahan dari Google Map saja. Kalau sinyalnya hilang maka solusi terakhir adalah bertanya pada warga sekitar.

Letak warung kopi ini ternyata nyempil di antara rumah-rumah warga. Kalau tidak bertanya warga sekitar maka sudah pasti kami tidak akan menemukannya.

Usaha kami untuk datang ke tempat ini pun tak sia-sia.

Kopi vietnam drip yang kami pesan rasanya enak. Apalagi disesap sambil memandang hamparan luas pepohonan.

Pemandangan yang disajikan oleh warung kopi ini menghadap ke arah matahari terbit. Jadi kalau ingin menikmati sunrise sambil ngopi maka warung kopi ini juga memfasilitasi kok. Asal janjian dulu sebelumnya ya.

Lagian si empunya warung kopi yaitu Pak Ismoyo bersama Istrinya yaitu Bu Winarni juga sangat ramah sekali. Saking ramahnya membuat kami kerasan di sini.

Kami tak hanya duduk ngopi saja, tapi juga berkeliling di sekitar area warung kopi. Mulai dari kebun kopinya, tempat pembibitan, tempat penggilingan, tempat pengeringan, semua ada di sini. Pengunjung pun bebas melihat-lihat.

Jadi selain menyegarkan pikiran juga menambah wawasan tentang dunia perkopian.

Semoga suatu saat nanti bisa sowan ke warung kopi Pak Is lagi ya. Terima kasih Pak Ismoyo, Bu Winarni, beserta warga setempat atas segala keramahannya.

Tinggalkan komentar