Perbaikan Kecil

Banyak orang yang menginginkan pencapaian-pencapaian bombastis. Perubahan yang begitu drastis.

Ngga salah sih memang. Karena pencapaian yang bombastis tentu lebih menarik daripada pencapaian yang sedikit lebih baik. Atau malah pencapaian yang biasa saja.

Kadang juga, saking menginginkan pencapaian yang bombastis maka muncul rasa tidak sabar. Pengennya sih instan.

Padahal bukan begitu caranya.

Segala pencapaian besar tentu berawal dari sikap tidak menyepelekan hal-hal kecil.

Lihat saja para atlit yang berprestasi. Prestasi yang mereka peroleh tentu hasi dari latihan-latihan yang terakumulasi. Selama bertahun-tahun secara konsisten.

Tidak ada satupun atlit berprestasi yang dicetak dalam waktu semalaman saja.

Dalam mencapai sebuah big goal, alih-alih menggunakan langkah besar yang effortnya besar juga, kenapa tidak mencicilnya dengan perbaikan-perbaikan kecil. Selama peningkatannya konsisten, itu justru lebih baik.

Ada sebuah kisah menarik.

Pembalap sepeda profesional di Britania Raya mengalami hampir seratus tahun dalam prestasi yang biasa saja. Sejak 1908 mereka hanya memenangkan satu medali emas di ajang Olimpiade. Prestasinya bahkan lebih buruk di Tour de France.

Di dalam ajang Tour de France, selama 110 tahun tidak ada pembalap Inggris yang pernah memenangkan ajang tersebut.

Nasib British Cycling berubah setelah Dave Brailsford direkrut sebagai direktur performa yang baru. Ia memiliki strategi yang ia sebut sebagai “penghimpunan perolehan kecil”.

Kuncinya terletak pada segala upaya untuk melakukan peningkatan-peningkatan sangat kecil terhadap apa yang dikerjakan. Dengan perbaikan 1% saja maka akan ada kenaikan yang signifikan ketika menerapkannya bersama-sama sekaligus.

Banyak hal yang mereka lakukan seperti merancang ulang jok sepeda agar lebih nyaman, mengoleskan alkohol agar pada ban supaya cengkramannya lebih baik, mengganti kostum balap yang lebih ringan dan aerodinamis, dan masih banyak lagi perbaikan kecil lainnya.

Setelah itu, selama rentang sepuluh tahun dari 2007 hingga 2017, pembalap sepeda Inggris telah memenangkan 178 kejuaraan dunia, 66 medali emas Olimpiade, dan 5 kemenangan Tour de France.

Seringkali kita terkena ilusi kalau kesuksesan masif tentu membutuhkan effort yang masif pula. Padahal perbaikan kecil meski itu hanya 1%, yang tak terlalu terasa, atau kadang malah tak terlihat, itu lebih bermakna.

Jika kita bisa 1% lebih baik setiap hari dalam setahun maka kita akan 37 kali lebih baik pada penghujung tahun. Dan rumus itu juga berlaku sebaliknya.

Tinggalkan komentar