Cara Membuat Linkedin Yang Menarik

10 Cara Optimasi Profil LinkedIn Kamu Agar Lebih Menarik

Sebuah profil LinkedIn yang di optimasi dengan baik ternyata mendatangkan banyak manfaat bagi pemiliknya.

Kini banyak perusahaan (terutama perusahaan Startup) yang menggunakan profil LinkedIn sebagai bahan untuk mempertimbangkan kandidat calon karyawannya.

Biasanya para HR (Human resources) dari perusahaan tersebut akan mengecek profil LinkedIn sebelum mengundang si pelamar ke dalam sesi interview.

Platform ini pun dianggap sebagai CV (Curriculum Vitae) versi digital.

Baca juga artikel ini :

Mengapa HR Meminta Slip Gaji Kepada Calon Karyawan ?

Banyak parameter yang digunakan sebagai bahan pertimbangan para HR (Human resources), diantaranya adalah :

  • recommendation,
  • pengalaman kerja,
  • latar belakang pendidikan,
  • skill dan penghargaan,
  • koneksi,
  • postingan,
  • dan lain sebagainya.

Cara Optimasi Profil LinkedIn

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk optimasi profil LinkedIn kamu agar semakin menarik, berikut diantaranya.

1. Foto Profil Profesional

optimasi profil linkedin

Hal pertama yang akan dilihat oleh para HR (Human resources) adalah foto profil kamu.

Gunakan foto profil yang jelas dan menarik. Hindari memasang foto selfie yang malah terkesan menyepelekan dan tidak profesional.

Kalau kamu pernah menjadi pembicara dalam sebuah talkshow atau seminar maka kamu bisa menggunakan foto candid kamu di dalam acara tersebut.

Foto profesional tidak melulu harus menggunakan kemeja dan jas layaknya pas foto 3×4 yang kaku.

Menggunakan kaos pun tidak masalah. Yang penting fotonya profesional.

2. Headline Profil yang Singkat, Padat, dan Jelas

Umumnya orang-orang mengisi Headline dengan informasi jabatan di perusahaan tempat mereka bekerja dan keahlian yang dimiliki.

Headline ini begitu penting sebab HR (Human resources) akan melihat pada bagian ini ketika ia selesai melihat nama dan foto profil.

Tidak ada salahnya kamu mengisi bagian Headline ini dengan keterangan standar seperti “Digital Marketer Specialist at PT ABC”.

Dengan begitu HR (Human resources) akan segera tahu bahwa kamu berprofesi sebagai seorang Digital Marketer di PT ABC.

Kamu juga bisa mengisi Headline profil ini dengan kalimat yang menarik. Misalnya “serving your business to be popular with the power of the internet”.

3. Summary yang Singkat, Padat, dan Jelas

Bagian summary ini berisi rangkuman tentang siapa diri kamu.

Jelaskan diri kamu secara singkat, padat, dan jelas. Tidak perlu melebar kemana-mana.

Fokuslah pada pembahasan tentang siapa diri kamu, pengalaman kerja, dan skill apa saja yang kamu miliki yang berkaitan dengan profesimu.

Saya akan memberi contoh summary dari profil LinkedIn saya :

“9 years total of experience in Software Engineering field. Experienced in CI/CD, UI and API Automation Testing, Performance Testing, Mobile Testing, Security Testing, and SDLC.

Passionate about technology and product quality that can deliver big impact for its users.

4. Riwayat Kerja dan Pendidikan yang Relevan

Pastikan kamu menulis riwayat kerja dan pendidikan secara relevan juga.

Misalnya kamu dapat memberi penjelasan mengenai job desc kamu, project-project yang kamu pernah terlibat di dalamnya, dan penghargaan apa yang pernah kamu raih.

Kamu pun juga bisa memberi tautan link yang mengarah ke project yang pernah kamu kerjakan.

Menulis riwayat pendidikan juga merupakan hal yang wajib. Apalagi bila kamu pernah kuliah di perguruan tinggi yang terkenal.

5. Mintalah Recommendation

optimasi profil linkedin

Jangan sungkan untuk meminta recommendation dari teman-teman dan atasanmu. Apalagi kalau kamu yakin memiliki kinerja yang bagus.

Recommendation ini merupakan aset yang berguna untuk memvalidasi kalau kamu memang memiliki kinerja dan kepribadian yang baik.

Biasanya para HR (Human resources) akan memperhatikan bagian ini di profil kamu.

6. Perbanyak Koneksi

Semakin banyak koneksi juga akan membuat profil kamu semakin dilihat oleh banyak orang.

Kamu bisa menambahkan teman-temanmu semasa kuliah, rekan kerja di tempat lama dan di tempat baru.

Kamu pun bisa juga menjalin koneksi dengan para profesional yang satu bidang profesi denganmu sehingga kamu akan mendapatkan berbagai wawasan pengetahuan yang relevan.

Jangan lupa juga untuk menjalin koneksi dengan para HR (Human resources) dari perusahaan lain. Bukan tidak mungkin suatu saat nanti kamu akan membutuhkan mereka.

7. Berikan Apresiasi

Kalau rekan kerjamu memiliki kinerja yang baik maka tak ada salahnya untuk memberinya apresiasi.

Fitur apresiasi (kudos) itu juga dapat digunakan sebagai media promosi sebab notifikasi tersebut akan muncul di feeds orang lain yang memiliki koneksi denganmu dan dengan temanmu.

Dengan memberikan apresiasi maka itu menandakan bahwa kamu merupakan orang yang murah hati dan mampu bekerja sama di dalam tim. Serta memiliki hubungan yang baik dengan teman-temanmu.

8. Bagikan Wawasan

Inilah saatnya kamu menunjukkan kreatifitas dan wawasanmu. Kamu dapat membagikan wawasan yang kamu miliki kepada semua koneksimu.

Bentuknya bermacam-macam. Bisa berupa artikel, video, maupun podcast.

Dengan membagikan wawasan yang kamu miliki seputar bidang profesi yang kamu geluti maka perhatian orang-orang akan tertuju kepadamu.

Apalagi bila yang kamu bagikan merupakan konten yang sangat berkualitas.

Berhati-hatilah dalam membagikan sesuatu di LinkedIn. Jangan sampai hal ini malah menurunkan reputasimu di mata orang-orang.

Oleh karena itu kamu perlu mereview berkali-kali sebelum membagikannya.

9. Like, Comment, and Share

Kalau kamu memberikan like, comment, dan share terhadap konten yang berkualitas yang dibagikan oleh koneksimu maka itu menandakan kalau kamu peduli.

Kamu juga bisa melakukan hal tersebut pada setiap konten yang dibagikan oleh perusahaanmu untuk turut berpartisipasi dalam mempromosikan perusahaan ke kalangan para profesional.

10. Masuk ke Dalam Grup

Ada banyak sekali grup yang tersedia di LinkedIn. Kamu bisa bergabung ke dalam grup yang sesuai dengan keahlian dan interest mu.

Gunakan grup tersebut untuk mengetahui isu-isu terkini seputar dunia kerja maupun bidang kerja yang kamu lakoni.

Lebih bagus lagi kalau kamu masuk grup yang bertaraf Internasional sebab kamu akan memiliki kesempatan untuk berdiskusi dengan cara pandang baru dan pengetahuan baru dari dunia luar.

Penutup

Itulah 10 cara untuk optimasi profil LinkedIn kamu supaya lebih menarik.

Saya berharap dengan menerapkan 10 cara tersebut maka profil LinkedIn kamu menjadi lebih powerful untuk mendapat kesempatan kerja yang lebih baik, mendapat banyak koneksi yang berkualitas, serta menambah banyak wawasan yang sesuai dengan bidangmu.

Tinggalkan komentar