Pilih Soft Flask atau Hard Bottle?

Akhir-akhir ini saya tertarik untuk melengkapi jajaran sistem hidrasi saya. Mulai dari membeli water bladder, soft flask, hingga hard bottle. Dari pengalaman menggunakan beragam jenis tempat minum tersebut maka saya dapat menyimpulkan bahwa tidak ada satupun tempat minum yang dapat digunakan dengan sempurna untuk semua situasi.

Oleh karena itu semua tempat minum yang saya miliki merupakan satu kesatuan pada sistem hidrasi saya. Yang kehadirannya saling melengkapi satu sama lain.

Kemarin saya baru saja membeli botol Nalgene Wide Mouth 500ml/16oz. Padahal beberapa minggu sebelumnya saya justru baru saja membeli soft flask Hydrapak Stow 1liter.

Anda dapat membaca artikelnya di sini: Impresi Pertama Soft Flask Hydrapak Stow

Dari berbagai review di internet banyak yang menyimpulkan bahwa soft flask Hydrapak Stow 1liter ini lebih baik daripada botol Nalgene. Alasannya karena bahannya sangat fleksibel. Ketika soft flask sudah kosong maka ia dapat dilipat sehingga tidak memakan banyak tempat.

Jadi buat apa membawa hard bottle yang sudah kosong ke mana-mana. Apalagi dimensinya besar. Begitulah kira-kira perbandingan yang diunggulkan.

Memang betul bila soft flask tidak memakan banyak tempat. Namun kita tidak bisa menilai tempat minum hanya dari aspek fleksibilitas penyimpanannya saja.

Hal ini nyatanya terbukti di kemudian hari. Saya merasa bahwa soft flask sangat tidak nyaman untuk digunakan sehari-hari. Misalnya ketika saya menggunakannya sebagai pengganti gelas di rumah. Atau ketika saya harus minum di tempat umum dan di warung makan. Terasa repot dan aneh dilihat.

Dan puncaknya adalah ketika soft flask Hydrapak saya mengalami sobek pada sambungan karetnya. Pemilihan material karet yang lentur supaya fleksibel ini tentu akan mengorbankan durabilitasnya.

Dari serangkaian pengalaman tersebut akhirnya saya memutuskan untuk membeli botol Nalgene Wide Mouth ukuran 500ml/16oz.

Setelah menggunakan Nalgene Wide Mouth untuk aktivitas sehari-hari, jujur saya merasa puas. Inilah jenis tempat minum yang cocok untuk daily usage.

Bahan hard bottle yang tidak seluwes soft flask bukanlah menjadi masalah apabila saya berada di area yang mobilitasnya mudah dan dengan akses refill air yang dekat.

Saya justru menganggap bahwa kelebihan hard bottle justru terletak pada bahannya yang solid.

Kecuali bila saya berada di alam bebas yang sangat memperhitungkan bobot, kapasitas air, dan fleksibilitas maka soft flask boleh jadi unggul dalam situasi tersebut.

Saya akan merangkum masing-masing kelebihan yang ditawarkan oleh soft flask dan hard bottle.

Kelebihan Soft Flask bila dibandingkan dengan Hard Bottle:

  • Sangat hemat tempat penyimpanan
  • Cenderung lebih ringan
  • Bisa dijadikan alat kompres untuk menghangatkan tubuh
  • Mudah ditempatkan di mana saja
  • Lebih cocok untuk berpetualang di alam bebas

Kelebihan Hard Bottle bila dibandingkan dengan Soft Flask:

  • Tentunya lebih durable
  • Lebih mudah meminumnya
  • Lebih kokoh ketika digenggam dan dibawa-bawa
  • Dapat digunakan untuk menyeduh aneka minuman (teh, kopi, infused water)
  • Lebih cocok untuk penggunaan harian

Nah itu saja opini saya mengenai perbandingan soft flask dengan hard bottle. Kalau disuruh memilih bagus yang mana, tentunya itu tergantung dengan situasi. Saya akan memilih keduanya lalu menggunakannya pada situasi yang sesuai.

Tinggalkan komentar