Review Pendakian Gunung Andong Via Basecamp Gogik

Rute pendakian via Basecamp Gogik ini paling pendek, paling sepi, dan paling alami daripada rute dari basecamp lainnya. Selengkapnya mari kita bahas satu persatu.

Kondisi Basecamp

Basecamp Gogik

Basecamp Gogik ini lumayan besar. Kira-kira muat 25 orang. Di sini kita juga bisa menumpang tidur untuk mengejar pendakian saat pagi harinya.

Untuk toilet menggunakan toilet di Masjid. Dan di dekat Basecamp juga ada warung bahkan minimarket. Jadi jangan khawatir untuk urusan logistik.

Syarat Pendakian

Retribusi pendakiannya adalah sebesar Rp 25.000 per orang sudah termasuk parkir kendaraan. Syarat pendakiannya pun sangat sederhana. Kita hanya disuruh mengisi absensi nama, alamat, tanggal, dan jam naik. Ketika sudah turun pun kita juga harus mengisi absensi.

Tidak ada syarat surat keterangan sehat dan surat bebas covid-19. Tapi tetap patuhi protokol kesehatan selama di Basecamp dan pendakian ya.

Jarak Tempuh

Rute paling pendek? Yup betul. Ini sudah saya buktikan sendiri. Selain itu orang-orang juga mengamininya. Saya hanya membutuhkan waktu 1 jam 20 menit saja untuk sampai ke Puncak.

Sumber Mata Air dan Warung

Tak seperti rute via Basecamp Sawit, di rute Gogik ini tidak ada sumber mata air. Jadi kita harus membawa air dari Basecamp. Selain itu di rute ini juga tidak ada warung sama sekali, sedangkan di rute Sawit ada warungnya.

Kondisi Medan

Rute via Gogik ini terbilang paling alami. Yang dimaksud dengan alami itu karena tidak ada fasilitas sepanjang rute pendakian. Murni buatan alam. Tanjakannya pun masih alami. Sedangkan rute via Sawit tanjakannya sudah tersusun dari bebatuan bahkan ada yang sudah di semen.

Kondisi Puncak

Gunung Andong sejatinya memiliki 3 puncak yaitu: Puncak Andong (puncak paling utama), Puncak Makam, dan Puncak Alap-Alap.

Nah bila kita mendaki dari rute Gogik maka Puncaknya adalah Puncak Alap-Alap. Puncak ini sepi bila dibandingkan dengan Puncak Andong. Dari Puncak Alap-Alap bila ingin menuju Puncak Andong maka kita harus melewati Jembatan Setan, dan ini berlaku juga sebaliknya.

Warung di Puncak

Setibanya di Puncak bila ingin makan indomie telor atau minum kopi panas maka mampir saja ke warung. Ya, di Gunung Andong memang ada warungnya. Dua warung sekaligus malah. Dan lagi-lagi warung ini hanya terdapat di Puncak Andong.

Di Puncak Alap-Alap dulunya memang ada warung tapi sudah terbengkalai. Mungkin karena rutenya sepi.

Tinggalkan komentar