Warisan Kuliner Es Semanggi Magelang

Saya yakin kalau Kota kecil ini pasti memiliki beragam kuliner warisan turun-temurun nenek moyangnya. Saya begitu yakin karena Kota kecil ini memiliki sejarah yang sangat panjang.

Suatu kota yang memiliki sejarah yang panjang tentunya tidak akan lepas dari sejarah kulinernya juga. Logika saya sih begitu.

Benarkah begitu? mari kita buktikan. Saya dan istri berangkat dari Kota Jogja saat matahari tepat berada di atas kepala kami. Perjalanan Jogja-Magelang terasa lenggang sekali padahal saat ini sedang long weekend.

Sesampainya di Kota Magelang, hal pertama yang terlintas di pikiran kami adalah mencari tempat untuk berteduh. Kalau bisa tempat itu sekalian jualan es. Maklum, cuaca memang sedang terik. Paling enak ya minum es, hehe.

Sembari berkeliling kota tanpa tujuan pasti, istri pun mencari informasi warung es melalui gawai smartphonenya. Dan akhirnya pilihan kami tertuju pada Es Semanggi. Saya heran, dari dulu keliling Kota Magelang kok baru tahu ada es ini ya.

Es Semanggi ini memiliki dua cabang. Satu berada di parkiran basement Matahari Dept Store dan satunya lagi berada di tepi ruas Jalan Magelang-Semarang. Kami pun memilih Es Semanggi yang berada di pinggir jalan raya. Lagian lokasinya juga masih berada di Kota Magelang kok.

Begitu tiba di lokasi, mata saya langsung tertuju pada deretan botol sirup berwarna-warni yang terpampang di meja penjualnya. Ngeliatnya aja terasa segar kalau siang-siang gini.

Di daftar menunya tersedia berbagai pilihan minuman. Dari itu semua, saya memesan es kelapa sedangkan istri memesan es dawet. Tak sampai 10 menitpun minuman sudah diantar.

Minumannya terasa enak, unik, dan jadul. Minuman seperti ini sudah langka. Kalau ada pun mungkin penjualnya hanya menggunakan gerobak keliling dan biasanya mangkal di depan pintu gerbang sekolah dasar. Tapi sepertinya juga sudah jarang.

Dan ajaibnya, warung ini masih melestarikan minuman semacam ini. Mereka pun malah meracik sendiri semua sirupnya. Jadi karakteristik rasanya susah untuk ditiru orang lain.

Menurut yang saya baca di internet, warung ini diwariskan turun temurun sampai generasi ke 3. Namun saya tidak tahu ownernya yang mana. Soalnya banyak karyawannya.

Warung ini juga ramai pengunjung. Kebanyakan dari mereka sudah berusia. Mungkin mereka datang ke sini untuk nostalgia jajanan minuman semasa kecilnya. Mungkin.

Selain minuman es, jajanan lain yang menjadi favorit para pengunjung adalah gorengan. Bahkan di setiap meja ada gorengannya. Sayang sekali saya malah belum sempat mencicipinya.

Bila sedang singgah di Kota Magelang, ga ada salahnya mampir ke Warung Es Semanggi ini. Sangat disarankan.

Tinggalkan komentar