zoom atau google meet

Pilih Zoom atau Google Meet ? Inilah Perbedaannya

Pilih Zoom atau Google Meet ? – Perkembangan tren komunikasi secara video conference mulai meningkat dari waktu ke waktu.

Ditambah lagi saat ini dunia sedang dilanda wabah virus Covid-19 yang secara tidak langsung semakin mendorong manusia menjadi apa-apa serba online. Terutama dalam cara berkomunikasi dan cara mengadakan meeting.

Salah satu platform video conference yang semakin banyak digunakan oleh orang-orang adalah Zoom dan Google Meet.

Keduanya memiliki kelebihannya masing-masing. Dan pada kesempatan kali ini saya akan mengulasnya berdasarkan point-point penting.

Bandwidth

Bandwidth sangat mempengaruhi kelancaran jalannya video conference. Kalau bandwidthnya kecil maka audio dan video dapat berjalan mulus tanpa lag atau jeda yang mengganggu.

Bandwidth yang kecil biasanya akan membutuhkan data yang kecil juga sehingga pengguna dapat menghemat konsumsi datanya ketika sedang melakukan video conference.

Tapi konsekuensi dari bandwidth yang kecil ini adalah kualitas video dan audio yang ditawarkan tidak sebaik aplikasi yang memiliki bandwidth yang besar.

Pilih Google Hangout Meet atau Zoom
Hasil pengujian kebutuhan bandwidth dari aplikasi telekonferensi Hangours, Zoom, Webex, dan Skype oleh Tri Indonesia.

Dari gambar di atas kita dapat melihat bahwa ternyata Zoom paling hemat bandwidth. Yaitu hanya 700 Kbps. Sedangkan Google Hangout Meet membutuhkan bandwidth sekitar 1100 Kbps. Lebih besar dari Zoom.

Pricing

Pilih Google Hangout Meet atau Zoom
Zoom atau Google Meet

Untuk soal gratisan aplikasi Zoom menang telak karena menyediakan sesi gratis selama 40 menit. Sedangkan aplikasi Google Meet full berbayar.

Lalu untuk soal pricing, Google Meet membebankan tagihan kepada setiap penggunannya. Baik itu host maupun peserta video conference. Sedangkan Zoom tagihannya hanya dibebankan kepada host nya saja.

Hal ini akan membuat Zoom lebih cocok digunakan untuk acara seminar online, kelas online, dan sebagainya yang para pesertanya tidak akan dibebankan tagihan.

Sedangkan Google Meet lebih cocok digunakan di dalam lingkup perusahaan, universitas, atau instansi pemerintah yang mampu untuk membayar tagihan para penggunannya.

Integration

Integrasi dengan layanan lainnya juga tak kalah penting.

Misalnya Google Meet yang memungkinkan penggunanya untuk berintegrasi dengan pengguna lain yang menggunakan Skype For Business atau aplikasi video conference lainnya yang menggunakan standar SIP dan H.323.

Google Meet juga memiliki integrasi dengan Google Calendar dan Google Mail yang saya rasa sangat bermanfaat.

Sehingga ketika host membuat jadwal meeting di Google Meet maka aplikasi tersebut dapat mengirim pesan undangan kepada semua peserta melalui Gmail lalu membuat agendanya di Google Calendar.

Zoom juga menawarkan beberapa integrasi yang menarik. Termasuk juga integrasi ke beberapa layanan Google, Facebook Workplace, Skype For Business, dan masih banyak lagi.

Kesimpulan

Jujur saya akui kalau aplikasi Zoom lebih menarik. Baik dari segi pricingnya yang gratis dan sistem tagihannya yang dibebankan kepada hostnya saja. Sehingga dapat menghemat anggaran dan dapat diikuti secara gratis untuk umum.

Google Meet lebih menarik bila kita berlangganan G Suite dan mengkombinasikannya dengan layanan G Suite lainnya.

Mungkin itu saja ulasan mengenai perbandingan antara Google Meet dan Zoom. Pilihan tetap ada di tanganmu.

Tinggalkan komentar